Masjid Nurul Ikhlas, Masjid Terapung ke Dua di Pesisir Selatan

Kondisi bangunan masjid Nurul Ikhlas Teluk Betung, Batang Kapas yang masih dalam pengerjaan dan membutuhkan donatur. (Foto: Nik)

KITASIAR.com – Masjid Nurul Ikhlas, Kampung Teluk Betung, Kenagarian IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat merupakan masjid terapung ke dua di daerah itu.

Sebelumnya masjid terapung pertama berada di kawasan Pantai Carocok Painan. Masjid itu diberi nama Samudra Ilahi diresmikan pada 2021 oleh Hendrajoni sebagai bupati periode 2016-2021.

Pembangunannya menggunakan APBD dengan total anggaran lebih kurang Rp27,5 miliar melalui proyek multiyear.

Namun, beda halnya dengan pembangunan masjid terapung di Kampung Teluk Betung Batang Kapas tersebut.

Bacaan Lainnya

Rupanya pembangunan masjid dengan ukuran 20×20 meter itu dibangun secara swadaya.

Masyarakat bersama-sama menyumbangkan tenaga dan materi untuk mendirikan rumah ibadah yang telah dimulai sejak 2015 lalu.

“Awal mulai bergerak membangun masjid ini 2015. Artinya, sudah 8 tahun, namun sampai sekarang masih dalam tahap pengerjaan,” jelas Amrizal, selaku Wakil Ketua Pengurus masjid Nurul Ikhlas, Teluk Betung, Kamis (23/3/2023).

Amrizal menceritakan sejak awal didirikan lebih kurang dana yang terkumpul dari para donatur untuk membangun masjid Nurul Ikhlas sudah mencapai Rp3 miliar.

Sejumlah donatur telah menyumbang dalam bentuk uang serta bahan material bangunan.

“Semua bantuan kita tampung. Bisa dalam bentuk meterial bangunan, bisa juga memberikan uang. Nantinya, kita realisasikan untuk menuntaskan pembangunan masjid,” ulasnya.

Masyarakat setempat baik yang berada di kampung dan di perantauan juga turut peduli untuk menyelesaikan pembangunan masjid.

Bukti kepeduliannya yaitu dengan mendonasikan materi dan non materi agar bangunan masjid tersebut tidak terbengkalai.

Masjid ini masih belum memiliki dinding dari ke dua sisi. Lantai masjid juga masih dalam kondisi kasar tanpa keramik dan juga belum dilengkapi plafon.

Sisi kanan masjid menghadap ke jalan lintas nasional Painan-Bengkulu. Dan di sisi kiri berhadapan dengan lautan disuguhkan pemandangan bahari yang indah.

Butuh 3 hingga 4 Miliar Selesaikan Bangunan Masjid

Wakil Ketua Pengurus Masjid Nurul Ikhlas, Amrizal menyampaikan harapan.

Ia berharap donatur dan dermawan lain turut berpartisipasi untuk membantu menyelesaikan pembangunan masjid terapung ke dua di Pesisir Selatan itu.

“Yang sudah habis itu sekitar Rp3 miliar. Nah, untuk ke depan kita perkirakan butuh 3-4 miliar lagi,” katanya.

Kata dia, pemerintah daerah sebelumnya pernah membantu anggaran pembangunan masjid sekitar Rp20 juta.

Bantuan selanjutnya juga didapatkan dari Anggota Komisi I DPR RI Darizal Basir. Nilai bantuan keseluruhannya mencapai Rp100 juta.

Meski tanpa dinding dan lantai keramik, kini masjid Nurul Ikhlas Teluk Betung sudah dimanfaatkan.

Warga setempat beribadah memanfaatkan masjid untuk salat lima waktu dan ibadah tarwih di bulan ramadan.

“Kami masih membutuhkan bantuan untuk menuntaskan bangunan masjid ini. Semua donatur yang telah membantu kami ucapkan terimakasih. Semoga amal mulianya diterima oleh Allah SWT,” tutupnya. (nik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *