Puluhan Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Pesisir Selatan

Banjir tapan
Banjir di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. (ist)

KITASIAR.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat melaporkan jumlah nagari, rumah, dan kepala keluarga yang terdampak banjir akibat intensitas hujan tinggi di daerah itu sejak Senin (29/8/2022) siang hingga malam.

Kalaksa BPBD Pesisir Selatan, Doni Gusrizal melalui Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Logistik (KL), Yogi mengatakan nagari yang terdampak banjir diantaranya Kampung Tluk Pamelu Nagari Kampung Tengah Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.

Lalu, banjir juga melanda Kampung Lagan Nagari Punggasan Utara Kecamatan Linggo Sari Baganti serta Nagari Tapan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan.

Disebutkan, ketinggian air mulai dari 30 hingga 50 sentimeter. Berdasar data yang diterima total rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 79 unit rumah.

Bacaan Lainnya

“Laporan itu merupakan informasi sementara yang telah diperoleh dan dilakukan peninjauan langsung oleh BPBD Pesisir Selatan ke lokasi kejadian. Kemudian untuk laporan lainnya masih dilakukan peninjauan dan pendataan serta menunggu informasi,” kata Yogi.

Dilaporkan sebanyak sebanyak 75 unit rumah di Nagari Tapan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan terendam banjir, sebanyak 82 Kepala Keluarga ikut terdampak.

Sementara di Nagari Kampung Tluk Pamelu Nagari Kampung Tengah Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan sebanyak empat unit rumah terendam banjir.

Yogi mengatakan atas kejadian itu, sejumlah perabotan dan barang elektronik warga direndam banjir.

Pihak BPBD Pesisir Selatan terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi banjir, longsor dan gempa bumi yang baru-baru ini kerap melanda daerah Sumatera Barat.

“Dengan kondisi cuaca saat ini diharapkan kepada masyarakat agar selalu waspada dan siaga dalam menghadapi segala situasi dan kondisi bencana ataupun kejadian yang dapat terjadi kapan saja,” katanya lagi.

“Selanjutnya terkait dengan perkembangan kebencanaan dan penanganan kejadian lainnya akan kami informasikan secara berkala,” tuturnya.

(niko/ksr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *