Mahasiswa Unand Ciptakan Alat Penumbuk Jengkol, Ini Tujuannya

Alat penumbuk jengkol
Alat penumbuk jengkol untuk tingkatkan produktivitas UMKM kerupuk jengkol. (Genta Andalas)

KITASIAR.com – Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menciptakan sebuah alat penumbuk jengkol.

Alat tersebut diciptakan oleh lima mahasiswa Unand yang berkolaborasi, diantaranya Asriyani Fitnaisy, Farhan Kabri, dan Ridho Wahyudi dari Departemen Teknik Elektro, serta Muhammad Wafa Shadiq dari Departemen Teknik Industri dan Wioni Fifnesia dari Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian.

“Tujuan diciptakannya alat ini adalah untuk meningkatkan produktivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kerupuk jengkol,” kata Ketua Tim, Asriyani Fitnaisy seperti dilansir dari Genta Andalas, Minggu (25/9/2022).

Asriyani mengklaim bahwa alat penumbuk jengkol yang diciptakan bersama timnya tersebut mampu memipihkan empat buah jengkol dalam waktu tiga menit.

Bacaan Lainnya

“Biasanya satu jengkol dipipihkan selama lima menit, tetapi jika menggunakan teknologi ini, empat buah jengkol bisa dipipihkan dalam waktu tiga menit,” katanya.

Selanjutnya, tambah Asriyani, kalau menggunakan hitungan matematis, keuntungan yang didapat oleh UMKM akan meningkat lebih dari sepuluh kali lipat.

Dijelaskannya, inovasi teknologi ini berangkat dari keluhan para pekerja UMKM kerupuk jengkol yang mengeluh tentang kondisi kesehatan mereka dan merasa proses produksi kerupuk jengkol kurang efisien jika dikerjakan secara manual.

Oleh sebab itu, teknologi ini dilengkapi sensor untuk meminimalisasi kecelakaan kerja dengan menggunakan panel surya sebagai sumber energi.

“Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi dan pendanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) dan Universitas Andalas,” terangnya.

Asriyani berharap teknologi ini mampu membantu UMKM kerupuk jengkol dan meningkatkan omzet mereka untuk kesejahteraan hidup yang lebih baik.

“Semoga alat ini dapat membantu mitra kerupuk jengkol untuk meningkatkan produksinya serta menjadi motivasi UMKM lain untuk meningkatkan omzet melalui pemanfaatan teknologi,” tutupnya.

(*/ksr)

BACA DAN IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *