Thailand Perketat Skrining Bandara untuk Cegah Masuknya Virus Nipah

coronavirus 5174671 1280 Thailand Perketat Skrining Bandara untuk Cegah Masuknya Virus Nipah
Ilustrasi virus. (Dok. Pixabay)

KITASIAR.com — Pemerintah Thailand meningkatkan pengawasan kesehatan di seluruh bandara internasional guna mencegah masuknya virus Nipah. Otoritas Penerbangan Sipil Thailand menerapkan skrining menyeluruh terhadap seluruh penerbangan yang tiba dari Benggala Barat, India, wilayah yang dinilai berisiko tinggi penyebaran virus tersebut.

Dilansir dari Antara, Kebijakan skrining mulai diberlakukan pada Senin (26/1/2026) pukul 00.00 waktu setempat. Dalam pernyataan resminya pada Minggu (25/1/2026), otoritas penerbangan Thailand menyebutkan bahwa langkah pengawasan ini akan disesuaikan secara dinamis mengikuti perkembangan situasi kesehatan global.

Sejumlah protokol utama diterapkan, di antaranya kewajiban maskapai melakukan pemeriksaan kesehatan awal terhadap penumpang di bandara keberangkatan. Penumpang yang menunjukkan gejala tertentu dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan diwajibkan menunjukkan sertifikat medis sebelum diizinkan naik pesawat serta mematuhi pedoman kesehatan masyarakat selama penerbangan berlangsung.

Setibanya di Thailand, seluruh pelancong akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan diwajibkan mengisi formulir pernyataan kesehatan. Otoritas setempat juga telah mendirikan sejumlah pos pemeriksaan khusus di area garbarata pada bandara-bandara yang telah ditentukan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan media Thailand, penerbangan langsung dari Kolkata di Benggala Barat saat ini beroperasi menuju tiga bandara utama Thailand, yakni Bandara Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket. Kebijakan skrining ketat telah diterapkan di ketiga bandara tersebut.

Hingga saat ini, otoritas kesehatan Thailand memastikan belum ditemukan kasus virus Nipah di negara tersebut. Pemantauan terus dilakukan secara intensif sebagai langkah pencegahan dini.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sejumlah lembaga kesehatan internasional, virus Nipah merupakan penyakit zoonosis berbahaya yang menyerang paru-paru dan otak. Gejala umum meliputi demam, sakit kepala, kantuk, kebingungan, hingga koma, dengan tingkat kematian dilaporkan melebihi 40 persen pada pasien yang terinfeksi.

(Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *