KITASIAR.com – Kementerian Agama Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree Tahun 2026 melalui skema Split-Site Master Program Cohort-10. Program bergengsi ini dapat diikuti hingga 15 Februari 2026.
Beasiswa ini dikelola oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag, bekerja sama dengan Australia Awards Indonesia serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI.
Peserta yang lolos seleksi akan menempuh pendidikan magister selama dua tahun, dengan sistem studi satu tahun di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Sunan Ampel Surabaya dan satu tahun berikutnya di Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL), University of Canberra, Australia.
Dorong Kolaborasi Global Pendidikan Keagamaan
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyebut program double degree ini merupakan bentuk penguatan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang sejalan dengan visi LPDP dalam meningkatkan kualitas SDM pendidikan keagamaan.
Menurutnya, program gelar ganda ini tidak hanya menitikberatkan pada keunggulan akademik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi internasional serta pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia.
“Beasiswa S2 Double Degree ini sangat strategis untuk pengembangan karier dan penguatan lembaga pendidikan keagamaan,” ujar Kamaruddin, Jumat (23/1/2026).
Ia juga berharap keluarga besar Kementerian Agama dapat memanfaatkan peluang ini untuk membangun jejaring global dan meningkatkan daya saing akademik.
Diperuntukkan bagi Keluarga Besar Kemenag
Kepala Puspenma Ruchman Basori mengatakan, beasiswa diperuntukan bagi Keluarga Besar Kementerian Agama, yaitu: Pendidik (Guru, Ustadz, Kyai) dan Tenaga Kependidikan pada Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan, Dosen, Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan Pegawai Kementerian Agama.
Ia mengajak civitas academica di bawah naungan Ditjen Pendidikan Islam serta Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, untuk mempersiapkan diri secara maksimal karena program ini diarahkan untuk kaderisasi guru dan dosen Bahasa Inggris.
Jadwal dan Tahapan Seleksi
Pendaftaran dibuka mulai 25 Januari hingga 15 Februari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswa.kemenag.go.id.
Adapun tahapan seleksi meliputi:
- Seleksi administrasi
- Tes bakat skolastik
- Wawancara oleh Kementerian Agama
- Seleksi lanjutan oleh Australia Awards Indonesia, berupa tes IELTS dan wawancara khusus
Persyaratan Beasiswa S2 Double Degree 2026
Berikut syarat utama yang harus dipenuhi pendaftar:
- Tenaga pendidik, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, atau alumni PTK
- Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026
- Lulusan S1/D4 semua jurusan dengan IPK minimal 3,00
- Belum pernah dan tidak sedang menempuh pendidikan S2
- Memiliki skor IELTS minimal 6.0 atau TOEFL ITP 500
- Surat rekomendasi dari instansi atau akademisi/tokoh masyarakat
- Tidak sedang menerima beasiswa lain
- Menyusun personal statement atau esai motivasi
- Membuat rencana studi (study plan)
- Tidak mendaftar CPNS/PPPK selama proses maupun masa beasiswa
- Menyetujui surat pernyataan komitmen dan integritas
(*/ksr)







