Kebakaran Pekanbaru Masih Tinggi, 247 Kasus Terjadi Sepanjang 2025

kasus kebakaran di pekanbaru masih Kebakaran Pekanbaru Masih Tinggi, 247 Kasus Terjadi Sepanjang 2025
Ilustrasi. (Dok. MC Riau)

KITASIAR.com – Kebakaran Pekanbaru masih menjadi persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama. Sepanjang tahun 2025, jumlah kebakaran bangunan di ibu kota Provinsi Riau tercatat mencapai ratusan kejadian, memicu kekhawatiran terhadap keselamatan warga dan kondisi infrastruktur permukiman.

Data Kebakaran Pekanbaru Tahun 2025

Berdasarkan data resmi Dinas Pemadaman dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, sepanjang 2025 terjadi sebanyak 247 kasus kebakaran. Dari total kejadian tersebut, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia dan 30 lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa kebakaran.

Kebakaran Pekanbaru paling banyak terjadi pada pertengahan hingga akhir tahun. Data mencatat, bulan Juli dan Oktober menjadi periode dengan angka tertinggi, masing-masing mencapai 31 kejadian. Sementara itu, Januari mencatat 14 kasus, Februari 15 kasus, serta Maret dan April sama-sama 14 kasus.

Pada bulan Mei dan Juni masing-masing terjadi 16 kasus kebakaran. Selanjutnya Agustus tercatat 29 kasus, September 17 kasus, November 27 kasus, dan Desember 23 kasus. Pola ini menunjukkan peningkatan signifikan saat kondisi cuaca mulai panas dan aktivitas masyarakat meningkat.

Bacaan Lainnya

Penyebab Dominan Kebakaran Pekanbaru

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menilai suhu panas ekstrem dan kondisi jaringan listrik yang sudah berusia tua menjadi faktor dominan penyebab Kebakaran Pekanbaru.

“Memasuki akhir Januari ini kita mulai masuk musim panas. Kejadian kebakaran banyak dipicu oleh panas yang cukup tinggi dan jaringan listrik yang sudah tua. Akibatnya sering terjadi arus pendek,” ujar Markarius Anwar dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026)

Ia menegaskan, instalasi listrik rumah tangga harus menjadi perhatian utama masyarakat. Pemerintah Kota Pekanbaru mengimbau warga yang menempati rumah berusia lebih dari 20 tahun agar segera mengganti instalasi listrik tanpa menunggu terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran besar.

Upaya pencegahan dinilai menjadi kunci untuk menekan angka Kebakaran Pekanbaru ke depan, terutama melalui kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan listrik dan lingkungan tempat tinggal.

(MC Riau/ksr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *